Langsung ke konten utama

Postingan

menduduki kekuasaan

KEKUASAAN Kekuasaan??? Saat membahas kekuasaan pasti terbayang seorang pemimpin dan penguasa disuatu lembaga yang memegang penuh kekuasaan, yang mampu menjadi "Dalang" bagi "wayang-wayang", yang dimainkanya. Seolah-olah pemimpin sajalah yang mampu menentukan kemana bergeraknya para "wayang-wayang", entah itu untuk kemaslahatan atau kesenangan pribadi. Maka tidak mengherankan jika banyak yang menginginkan posisi seperti "Dalang" menjadi seorang pemimpin yang memegang kekuasaan baik dilembaga, daerah, kota, provinsi, sampai menjadi orang nomor satu di Indonesia. Lalu bagaimana cara menjadi "Dalang" tersebut, cara apa yang bisa dilakukan untuk bisa menjadi seorang pemimpin. Apa harus menggunakan jalan tikus untuk menjadi seorang mentri bagi para pejabat. Atau menggunakan batu loncatan agar bisa masuk dalam organisasi mahasiswa bagi para mahasiswa. (Ehh misalnya saja hehehe). Formalitas saja masuk Pergerakan anggap saja parta...

Yang Penting Sinau

YANG PENTING SINAU Ada kata-kata mutiara tuntutlah ilmu kenegri cina, atau petnah dengar menuntul ilmu dari buaiyan hingga liang lahat. Sejatinya belajar (sinau) tidak ada batasan umur, belajar bisa apa saja dengan siapa saja bagai mana kita memaknai dan menyerap ilmu dari orang lain.  Tidak heran jika ada pepatah yang bilang Ilmu itu mahal harganya, sudah pasti orang yang menuntut ilmj dipergiruan tinggi saja harus membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang cukup besar samapi mebuat orang tua (empot-empotan) ehh pusing kepala maksutnya (hehe). Tapi semua itu demi anak, karna orang tua tau pendidikan lebih penting untuk masa depan anak, jangan sampai anak-anaku bernasib sama dengan orang tuanya yang hanya sebagai buruh tani yang bisa sewaktu-waktu ditipu oleh negrinya sendiri, akibat oknum yang tidak bertanggung jawab. Manfaatkan kepercayaan orang tua sahabat-sahabatku, ingat selalu saat malas mulai melanda keringat yang mulai keluar dari dahi dan punggung orang tua sam...

Orang bodoh menulis

ORANG BODOH MENULIS Semakin banyak saya belajar semakin tau juga bahwa saya ini begitu bodoh, semakin banyak saya mencari tahu, semakin banyak pula saya tidak tahu. Ini kata-kata yang sudah banyak orang ucapkan untuk memotifasi diri (hahaha) saya hanya ikut-ikutan saja lawong saya ini bodoh bergaya saja menulis, agar tau sampai mana saya bisa melampaui batas. Kenapa saya menulis??? Sebagai orang yang bodoh mempunyai rasa malu untuk bercerita kepada orang lain tetang kebodohan saya I think? Kebodohan kok diumbar-umbar malu sama orang yang cerdas tapi diam saat diminta solusi. Saya hanya bisa berfikir tulisan ini bisa menyuarakan perasaan orang bodoh yang ingin melampaui batas. Terkadang saya ini bingung kenapa orang-orang disekitar bisa memiliki idea dan kritis terhadap sekitarnya, kenapa orang bodoh ini tidak bisa berfikir demikian. Selalu berkomitmen agar menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, justru menyusahkan orang lain dan tidak tau malu selalu melakuk...

Ohhh ini mahasiswa

Ohhh Ini Mahasiswa Tiga semester sudah perjalanan menjadi mahasiswa yang bisa dibilang pendidikan pertama tingkat Dewa hahaha (ketawa dulu biar rileks gaes). Maha yang berati "Tinggi" sama sejajar dengan julukan "Sang Maha Kuasa", siswa yang berati "Pelajar Yang Sedang Menuntut Ilmu". Maka Mahasiswa Adalah orang yang sedang menuntut ilmu diperguruan tinggi, sangking tingginya menggunakan kata "Maha" diawal siswa (hehehe). Sudah terbayang bagaimana Mahasiswa itu sendiri, bagaimana cara ia menuntul ilmu diperguruan tinggi sampai-sampai hanya orang-orang beruntung serta orang yang memiliki visi misi dalam hidupnya dan orang-orang yang cerdas tentunya, yang bisa menjabat sebagai mahasiswa. Lantas apakah mahasiswa yang setiap harinya belajar dibangku perkuliahan bisa menjamin kecerdasanya seperti penjelasan diatas, bayangkan saja setiap harinya dituntut untuk menguasai materi perkulihan dengan teori-teori yang tidak masuk diakal tap...

Melek Pendidikan

Pendidikan diusia muda Kesadaran akan pendidikan dimasyarakat kurang diminati seakan-akan menyepelekan pendikakan yang sejatinya penting pagi anak-anak muda. Banyak para orang tua berfikiran bahwa pendidikan hanyak menghabiskan uang dan tidak membuahkan hasil, atau ada juga yang takut akan biaya yang tidak bisa dibayarkan para orang tua untuk pendidikan anak-anaknya. Kejadian seperti ini membuat nyali anak muda menjadi "menciut" untuk meneruskan pendidikanya setelah pengumuman kelulusan Sekolah Menengah Atas. Dengan alasan yang sama seperti para orang tuanya, yang tidak ada biaya, dan bla..bla..bla..lainya. Tidak mungkin anak seorang masyarakat kecil mampu mendapatkan pendidikan seperti orang besar diluar sana. Problem seperti ini, harus disadari dari sang anak, bagaimana kehidupan lima atau sepuluh tahun kedepan, akankah masih sama dengan keadaan sekarang yang serba kekurangan. Akankah generasi selanjutnya akan bernasib yang sama seperti orang tunya. Semua keku...

Mata generasi muda

Pergi jangan lupa kembali. Meski mimpi kita berbeda, meski cita-cita kita berbeda, tapi kita berproses ditempat yang sama. Disini ditempat dimana kita berproses pertama kalinya untuk membuka mata dunia, masih banyak ilmu, masih banyak pengalaman yang belum kita tahu diluarsana. Wajar saja jika kita "fastabiqul khirot". Melihat keindahan dunia luar kita akan tergiur, pada masanya kita akan pergi untuk mencari semuanya. Tapi ingatlah saudara/i ku, sahabat/i ku, teman ku, kepergian kita hanya untuk sementara kembali dan pulanglah ditanah kelahiran. Karna disini ditempat ini dimana kita berproses untuk pertama kalinya, banyak yang menanti kepulangan kita untuk merubah nasib tanah kelahiran. Boleh kita pergi menuntuk ilmu sampai kenegri china, mencari pengalaman dari sabang sampai marauke, bawalah ilmu dan pengalaman itu untuk tanah kelahiran untuk masyarakat yang membutuhkan, untuk adik-adik yang membutuhkan pendidikan dini, siapa lagi yang bisa merubah keadaan...

Terbangun dipagi hari

     •Terbangun dipagi hari• Saat mimpiku menjadi angan Saat harapanku menjadi musuh Hanya doa yang mampu  Ku ucapkan Angan-angan dan harapan Yang tertulis akan menjadi saksi Harus lebur menjadi api Untuk apa tertulis sebuah janji Jika hanya untuk ditinggal pergi Untuk apa kau beri kepastian Jika hanya untuk kau tinggalkani 07:44 Kamis, 050719